PAREPARE, Mizannews.id – Momen penerimaan rapor akhir tahun di UPTD SDN 22 Parepare, Jumat (26/6/2026), terasa begitu berbeda dan penuh makna. Berlandaskan Surat Edaran Wali Kota Parepare Nomor 000/427/DPPKB tentang "Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak Sekolah", suasana sekolah diramaikan oleh kehadiran para sosok ayah yang mendampingi buah hatinya.
Kepala UPTD SDN 22 Parepare, Hj. Jamilah, S.Pd., menjelaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan upaya strategis untuk mempererat ikatan emosional antara anak dan sosok ayah di rumah.
"Gerakan ini sangat spesial. 'Ayah' di sini kami artikan sebagai figur pelindung, baik itu orang tua kandung, kakek, paman, maupun kakak. Harapannya, kehadiran mereka memberikan dukungan moral yang luar biasa bagi anak dalam menempuh pendidikan," ujar Hj. Jamilah.
Prestasi dan Kebahagiaan Akhir Tahun
Kegiatan dimulai dengan pengarahan dari Kepala Sekolah yang mengajak seluruh siswa untuk terus memupuk semangat belajar, menjaga karakter Pelajar Pancasila, serta senantiasa menghormati orang tua. Suasana sukacita membuncah saat sekolah memberikan apresiasi berupa reward kepada siswa peringkat 1, 2, dan 3 dari tiap kelas sebagai bentuk penghargaan atas jerih payah mereka selama setahun ajaran.
Kabar membahagiakan datang dari data akademik tahun ajaran 2025/2026. Sebanyak 147 peserta didik UPTD SDN 22 Parepare dinyatakan naik kelas dan lulus 100 persen. Mereka dinilai telah memenuhi seluruh kriteria kenaikan kelas maupun kriteria kelulusan bagi kelas 6 yang telah ditetapkan.
Sinergi untuk Masa Depan
Usai seremoni umum, orang tua diarahkan menuju kelas masing-masing untuk menerima rapor dari wali kelas. Momen ini dimanfaatkan untuk berdialog secara intens mengenai perkembangan belajar, potensi, serta tantangan yang dihadapi anak di sekolah maupun di rumah.
Hj. Jamilah menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya dipikul oleh guru dan pihak sekolah. Sinergi antara orang tua dan lingkungan keluarga menjadi kunci utama dalam memastikan pertumbuhan tunas bangsa yang berakhlak dan cerdas.
"Tanggung jawab masa depan anak ada di pundak kita bersama. Kami mengimbau para orang tua agar terus bersinergi dengan sekolah. Pengawasan yang menyeluruh di rumah dan di sekolah adalah jaminan bagi anak-anak kita untuk tumbuh menjadi generasi kebanggaan bangsa," pungkas Hj. Jamilah dengan penuh harap. (*)


