TBILISI, GEORGIA – MIZANNEWS.ID – Kota Parepare kembali menorehkan tinta emas di panggung internasional. Inovasi pemberdayaan masyarakat bertajuk “A Cultural Approach in Improving the Economy of Coastal Women” atau Berdaya Srikandi, resmi meraih penghargaan bergengsi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam ajang United Nations Public Service Forum (UNPSF) 2026 di Tbilisi, Georgia.
Inovasi ini dinobatkan sebagai award winner pada kategori “Gender-responsive public services”. Prestasi ini menjadi bukti sahih bahwa Pemkot Parepare berhasil menghadirkan standar pelayanan publik kelas dunia yang inklusif, responsif gender, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan internasional ini diterima langsung oleh Wali Kota Parepare, didampingi Wakil Menteri PANRB, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Purwadi Arianto, M.Si. Kehadiran Wamen PANRB menjadi bentuk dukungan penuh pemerintah pusat terhadap inovasi daerah yang mampu mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.
Kekuatan Berdaya Srikandi: Sinergi dan Pemberdayaan
Kepala Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Kota Parepare, Wildana, mengungkapkan bahwa kunci sukses Berdaya Srikandi terletak pada rantai pemberdayaan yang saling menguatkan. Inovasi ini memadukan potensi sarjana perempuan lokal dengan para perempuan pesisir melalui pendekatan budaya.
“Sarjana perempuan lokal yang belum bekerja kita libatkan sebagai pendamping dan fasilitator bagi para perempuan pesisir. Ini adalah double impact: membantu perempuan pesisir mandiri secara ekonomi, sekaligus membuka ruang produktif bagi SDM perempuan lokal kita,” ujar Wildana.
Menurutnya, pendekatan budaya yang luwes membuat program ini mudah diterima. Perempuan pesisir tidak hanya menjadi objek penerima manfaat, tetapi menjadi pelaku utama perubahan ekonomi di keluarga mereka.
Komitmen Berkelanjutan Wali Kota
Wali Kota Parepare menyampaikan rasa syukur atas pengakuan dunia ini. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah titik akhir, melainkan pemacu semangat untuk terus menghadirkan layanan publik yang lebih akuntabel dan inovatif.
“Penghargaan ini adalah inspirasi bagi kami untuk terus berbenah. Inovasi harus lahir dari kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan Berdaya Srikandi, memperkuat kualitas produksinya, dan memperluas dampaknya ke sektor-sektor lain,” ungkap Wali Kota.
Wamen PANRB turut mengapresiasi terobosan ini sebagai contoh nyata pelayanan publik yang kontekstual. “Berdaya Srikandi membuktikan bahwa pemerintah daerah mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya baik secara administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan lebih besar,” puji Wamen PANRB.
Keberhasilan Parepare di kancah UNPSF 2026 membawa pesan penting bahwa inovasi tidak harus rumit. Dengan membaca persoalan nyata, memahami potensi lokal, dan bekerja dengan hati, pelayanan publik dari daerah pesisir di Sulawesi Selatan ini mampu melampaui batas negara dan diakui dunia sebagai solusi pembangunan berkelanjutan. (FTL*)


