PAREPARE, MIZANNEWS.ID — Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti kompleks Islamic Center Kota Parepare pada Selasa (19/5/2026). Hari itu, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, secara resmi melepas keberangkatan sebanyak 92 Jemaah Calon Haji asal Kota Parepare tahun pemberangkatan 1447 H / 2026 M.
Prosesi pelepasan tamu-tamu Allah (dhuyufurrahman) ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Parepare Hermanto, Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir, serta jajaran unsur Forkopimda dan keluarga jemaah yang mengantar dengan penuh haru.
Dalam sambutannya, Tasming Hamid mengingatkan para jemaah bahwa kesempatan menunaikan rukun Islam kelima ini merupakan panggilan yang sangat istimewa dari Allah SWT. Panggilan ini tidak bisa diukur semata-mata dari kesiapan materi maupun kekuatan fisik.
"Kita harus bersyukur karena tidak semua orang diberikan kesempatan menjalankan ibadah haji. Banyak orang mungkin punya duit cukup, fisik bagus, usia masih muda, tapi belum diundang menjalankan ibadah haji. Sebaliknya, ada yang sudah berusia 84 tahun lebih, duit pas-pasan, tapi mendapat undangan ke Baitullah," ujar Tasming Hamid merefleksikan makna panggilan haji.
Atas nama Pemerintah Kota dan seluruh masyarakat Parepare, Wali Kota menyampaikan rasa syukur sekaligus kebahagiaan yang mendalam atas keberangkatan para jemaah tahun ini.
"Tidak semua orang mendapatkan kesempatan mulia ini. Karena itu, patutlah kita mensyukurinya dengan penuh keikhlasan serta kesiapan lahir maupun batin," terangnya.
Fokus Ibadah dan Menjaga Ketahanan Fisik
Lebih lanjut, Tasming menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan sebuah ibadah yang sangat menguras ketahanan fisik. Oleh sebab itu, kesiapan raga yang prima menjadi kunci agar seluruh rangkaian rukun dan wajib haji dapat ditunaikan secara maksimal.
"Tentu kita harus bersyukur diberikan kesempatan yang istimewa ini. Maka kepada Bapak dan Ibu jemaah calon haji, gunakanlah kesempatan beribadah ini sebaik-baiknya," kata mantan Wakil Ketua DPRD Parepare tersebut.
Ia pun menaruh harapan besar agar seluruh jemaah asal Kota Parepare senantiasa dilimpahi kesehatan, kelancaran, serta kemudahan, baik saat berada di daerah suci Makkah maupun Madinah.
"Karena ibadah ini butuh juga fisik yang baik, bukan ibadah spiritual saja. Saya berharap kepada seluruh calon jemaah haji ini betul-betul fokus dulu pada ibadah," harap Tasming.
Dalam momen emosional tersebut, Tasming Hamid juga menyempatkan diri membagikan pengalaman spiritual pribadinya saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci pada masa lalu. Menurutnya, mengunci fokus dan menjaga kekhusyukan adalah kunci utama untuk merengkuh predikat haji yang mabrur.
"Saya mengalami banyak pengalaman spiritual saat di Tanah Suci Makkah. Kita harus fokus ibadah sampai betul-betul selesai. Bagaimana kita berdoa agar supaya kita pulang dengan mendapat berkah haji yang mabrur," ungkapnya menyemangati.
Sebagai informasi, pada musim haji tahun 2026 ini, sebanyak 92 Jemaah Calon Haji Kota Parepare dipastikan tergabung ke dalam Kloter 41 Embarkasi Hasanuddin Makassar.
Menutup arahannya, Tasming menitipkan pesan penting agar seluruh jemaah selalu menjaga kekompakan, saling membantu antarsesama, menjaga kesehatan, serta menjaga nama baik daerah di kancah internasional. Ia meminta jemaah menampilkan kepribadian masyarakat Parepare yang santun, tertib, dan berjiwa persaudaraan tinggi.
Sebab, haji adalah perjalanan spiritual yang menuntut samudera kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan hati. Tasming mengajak jemaah untuk meluruskan niat sejak dari tanah air.
"Kami semua di daerah mendoakan semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah," tandasnya. (MN/Red)


