PAREPARE, Mizannews.id — Gurat kesedihan yang menyelimuti warga korban kebakaran di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, perlahan berganti dengan senyum syukur. Kehadiran Pemerintah Kota Parepare di tengah masa sulit mereka menjadi oase penyejuk, membawa kepastian bahwa mereka tidak dibiarkan berjuang sendirian untuk bangkit.
Pada Senin, 11 Mei 2026, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan dana stimulan berupa uang tunai. Tak hanya memberikan dukungan finansial, Tasming juga secara simbolis melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya rekonstruksi rumah warga yang luluh lantak akibat amukan si jago merah pada April lalu.
Kehadiran Pemerintah sebagai Simbol Pemulihan
Kedatangan orang nomor satu di Kota Parepare ini disambut haru oleh warga. Sejak musibah terjadi, para korban harus bertahan di tengah keterbatasan setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda yang dikumpulkan bertahun-tahun. Peletakan batu pertama ini menjadi titik balik bagi para korban untuk mulai menata kembali kehidupan mereka di atas fondasi yang baru.
Dalam sambutannya, Tasming Hamid menekankan bahwa bantuan tersebut merupakan mandat kemanusiaan dan bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat yang tertimpa kemalangan.
"Mudah-mudahan bantuan yang kami serahkan ini sedikit dapat meringankan beban keluarga korban musibah kebakaran. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga yang tertimpa musibah mendapatkan atensi yang layak," ujar Tasming Hamid di lokasi kegiatan.
Komitmen Kehadiran di Tengah Rakyat
Mantan pimpinan DPRD Parepare yang dikenal dekat dengan rakyat ini juga memberikan penguatan moril kepada para korban agar tetap tabah. Ia menyadari bahwa nilai materiil yang diberikan mungkin belum mampu menutup seluruh kerugian secara utuh, namun kehadiran pemerintah secara fisik dan administratif adalah pesan kuat tentang solidaritas.
"Bantuan ini tentu tidak dapat memulihkan seluruh kerugian yang dialami secara instan. Namun, ini adalah bukti bahwa pemerintah kota selalu hadir di tengah warga. Kita ingin memastikan masyarakat tidak merasa berjuang sendiri dalam menghadapi ujian ini," ungkapnya dengan nada empati.
Apresiasi Atas Solidaritas Kolektif
Di sela-sela kunjungannya, Tasming Hamid juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada berbagai elemen masyarakat, komunitas, hingga organisasi sosial yang telah bahu-membahu menyalurkan bantuan sejak hari pertama musibah terjadi. Menurutnya, kuatnya kohesi sosial di Parepare menjadi modal utama dalam percepatan pemulihan pascabencana.
"Tentu kami juga berterima kasih kepada komunitas warga serta organisasi yang berkontribusi memberikan bantuan kepada para korban. Kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat inilah yang membuat Parepare tangguh menghadapi setiap cobaan," tandas Tasming Hamid.
Proses pembangunan kembali rumah warga ini diharapkan dapat berjalan lancar sehingga para korban kebakaran di Lumpue dapat segera kembali memiliki hunian yang layak dan memulai lembaran baru dengan penuh optimisme. (*)

