PAREPARE, MizanNews.id — Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Tenaga Kerja sukses menuntaskan pelaksanaan Pelatihan Parepare Keren (Parepare Kecamatan Entrepreneurship Center) Tahap II Tahun 2026. Dengan rampungnya tahap kedua ini, target pelaksanaan program kewirausahaan sebanyak 250 peserta sepanjang tahun 2026 berhasil direalisasikan secara penuh sesuai perencanaan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare, La Ode Arwah Rahman, memaparkan bahwa pelatihan Tahap II yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh 124 peserta. Sebelumnya, pada pelaksanaan Tahap I yang digelar pertengahan Juli lalu, sebanyak 126 peserta telah lebih dulu merampungkan pelatihan.
"Alhamdulillah, target pelaksanaan Pelatihan Parepare Keren Tahun 2026 dapat tercapai sesuai rencana. Seluruh peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari masyarakat yang diusulkan oleh 22 kelurahan se-Kota Parepare, mahasiswa khususnya dari komunitas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bidang kewirausahaan, organisasi kepemudaan, alumni pelatihan kerja, pencari kerja yang berminat membangun usaha mandiri, pelaku usaha mikro pemula, hingga unsur masyarakat lainnya yang memiliki minat menjadi wirausahawan," ujar La Ode.
Desain Pelatihan Komprehensif dan Suplementasi Strategis
Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, program Parepare Keren edisi 2026 dirancang jauh lebih komprehensif. Selain mendapatkan materi dasar kewirausahaan, para peserta juga dibekali berbagai suplementasi materi bernilai strategis guna memperbesar peluang kesuksesan dan daya saing usaha mereka.
Materi tambahan tersebut mencakup:
Pemanfaatan Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) sebagai peluang pasar baru bagi produk-produk UMKM.
Pembekalan sertifikasi halal bekerja sama dengan Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Sulawesi Selatan.
Pendampingan pembuatan akun SIAPKerja Kementerian Ketenagakerjaan agar para peserta dapat mengakses ragam layanan pemerintah, mulai dari pelatihan lanjutan, sertifikasi kompetensi, informasi lowongan kerja, hingga program pemberdayaan usaha.
"Harapan kami, peserta tidak hanya memahami bagaimana memulai usaha, tetapi juga mengetahui berbagai fasilitas pemerintah yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usahanya," jelas La Ode.
Pemetaan 11 Bidang Kompetensi Teknis dan Pembinaan Berkelanjutan
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam pembinaan jangka panjang, Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare tidak berhenti pada pelatihan mental wirausaha saja. Pihak dinas telah merampungkan pemetaan kebutuhan pelatihan kompetensi teknis bagi para alumni Parepare Keren Tahap I sebagai langkah tindak lanjut.
Program lanjutan ini rencananya akan direalisasikan melalui kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep, BPVP Bantaeng, serta Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, sebagai wujud implementasi nota kesepahaman (MoU) yang telah diteken oleh Wali Kota Parepare bersama ketiga balai tersebut.
Berdasarkan hasil pemetaan minat, terdapat 11 bidang pelatihan teknis yang diusulkan, meliputi:
Desain Grafis
Menjahit Pakaian dengan Mesin
Pembuatan Olahan Ikan (Abon)
Pembuatan Roti dan Kue (Pastry)
Barista
Las
Servis Sepeda Motor Injeksi
Servis Handphone
Smart Creative / Digital Content Marketing
Tata Rias Kecantikan
Pembuatan Makanan Beku (Frozen Food)
La Ode berharap usulan tersebut dapat segera mengantongi persetujuan dari Kementerian Ketenagakerjaan sehingga para alumni Parepare Keren bisa melanjutkan peningkatan keterampilan sesuai bidang usaha yang digeluti.
"Program Parepare Keren kami desain bukan sekadar pelatihan selama tiga hari. Setelah peserta dibangun pola pikir kewirausahaannya, mereka akan terus didampingi melalui pelatihan kompetensi teknis, perluasan akses pasar, legalitas usaha, hingga pemanfaatan berbagai program pemerintah. Dengan pola pembinaan yang berkelanjutan ini, kami berharap semakin banyak pengusaha baru yang lahir dan berkembang di Kota Parepare," pungkasnya. (*)


