PAREPARE, MizanNews.id — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Parepare untuk senantiasa membuka ruang dialog yang seluas-luasnya bagi generasi muda. Ruang partisipasi ini dihadirkan agar gagasan, aspirasi, serta daya inovasi pemuda dapat tersalurkan secara optimal dan menjadi bagian penting dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Tasming Hamid saat bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 tingkat Kota Parepare yang dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Sekretariat Daerah Kota Parepare
Dalam amanatnya, Tasming membacakan sambutan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang mengusung tema nasional tahun ini, yakni “Patriot, Gigih, Berempati: Pemuda Untuk Indonesia”. Menurutnya, tema tersebut mengandung pesan esensial mengenai pentingnya ketangguhan mental dan kepekaan sosial generasi muda dalam menjawab tantangan zaman di tengah dinamika globalisasi serta pesatnya disrupsi teknologi
Tasming merinci, nilai gigih menuntut para pemuda untuk memiliki semangat juang, ketangguhan, dan mentalitas pantang menyerah dalam menghadapi persaingan global serta ketidakpastian ekonomi
Sementara itu, nilai berempati mengingatkan bahwa kecerdasan intelektual maupun kekuatan fisik belumlah cukup tanpa diiringi kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama
"Generasi muda juga harus memiliki kepekaan sosial, kepedulian terhadap sesama, serta kesediaan merangkul kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian," ujar Tasming di hadapan para peserta upacara, unsur Forkopimda, tokoh pemuda, dan jajaran aparatur pemerintah
.
Ia berharap, semangat empati dan gotong royong tersebut dapat diimplementasikan dalam kerja-kerja nyata, mulai dari upaya pengentasan kemiskinan, kepedulian sosial, hingga menjaga kerukunan serta harmoni di tengah keberagaman masyarakat Kota Parepare
Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Wali Kota mengajak seluruh elemen pemuda dan organisasi kepemudaan di Parepare untuk memperkuat persatuan, merawat kolaborasi lintas sektor, serta mentransformasikan setiap tantangan menjadi peluang kemajuan
"Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi mampu menghadirkan gagasan, karya, dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun bangsa," pungkasnya
.
Upacara khidmat ini ditutup dengan ajakan agar pemuda Parepare terus merawat nilai-nilai persatuan yang diwariskan para pejuang bangsa sejak Sumpah Pemuda 1928, serta senantiasa bertumbuh menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi kemaslahatan masyarakat luas


