Pasang Iklan
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Mulai 15 Oktober, Joyland Park Siap Manjakan Warga Parepare dengan Wahana Rekreasi Keluarga Berstandar Ketat

PAREPARE, MizanNews.id – Menjelang pembukaan resminya, manajemen Joyland Park Parepare menggelar acara silaturahmi sekaligus pemaparan kesiapan operasional bersama jurnalis se-Kota Parepare pada Selasa (13/10/2026) sore. Bertempat di lantai 2 Cafe Taman Rasa, kawasan Taman Mattirotasi, pertemuan ini mengupas tuntas kesiapan teknis wahana permainan air portable pertama di Indonesia tersebut.

Hadir memberikan keterangan resmi dalam kesempatan tersebut, CEO Joyland Park, Rahman Halid, didampingi Manajer Operasional, Fredi. Kehadiran wahana yang dijadwalkan beroperasi mulai 15 Oktober hingga 15 November 2026 ini diproyeksikan menjadi magnet hiburan baru yang turut mendongkrak perputaran ekonomi melalui pemberdayaan UMKM lokal Parepare.

Regulasi Ketat Pengunjung dan Kebijakan Tiket

Dalam sesi tanya jawab interaktif, awak media secara bergantian menggali informasi mendalam seputar regulasi wahana serta rincian harga tiket masuk. Pihak penyelenggara memaparkan bahwa tiket promo (presale) dibanderol seharga Rp35.000 yang berlaku pada waktu tertentu, sementara harga normal loket akan bervariasi bergantung pada hari operasional.

Aspek keselamatan anak menjadi sorotan utama dalam pemaparan manajemen. Pihak pengelola menegaskan penerapan aturan ketat bagi pengunjung anak-anak.

"Dan kalau anak-anak tanpa dampingan orang tua, walaupun dia beli tiket, kami tidak perbolehkan masuk," tegas perwakilan manajemen.

Sebagai bentuk mitigasi risiko, manajemen mencontohkan bahwa anak usia tiga tahun sekalipun tidak akan diizinkan masuk ke area wahana apabila tidak didampingi langsung oleh orang tua demi menjamin keamanan dan pengawasan yang optimal.

Kapasitas, Fasilitas Penunjang, dan Kolaborasi UMKM

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung yang ditargetkan mampu menampung kapasitas maksimal hingga 1.000 orang dalam satu waktu, penyelenggara telah menyiapkan 8 unit toilet portable khusus bilas dan ganti baju. Sementara itu, fasilitas ibadah telah dipersiapkan melalui kerja sama strategis dengan musala di area Cafe Taman Rasa.

Komitmen terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan juga terlihat dari kebijakan internal arena. Rahman Halid mengingatkan kembali bahwa pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman dari luar. Aturan ini diberlakukan secara tegas guna memastikan transaksi belanja berpusat di stan-stan UMKM lokal yang telah disediakan di dalam area Joyland Park. Selain itu, mengingat lokasi berada di ruang terbuka, pengunjung diimbau mengenakan masker guna mengantisipasi debu demi menjaga kesehatan.

Solusi Rekayasa Lalu Lintas dan Parkir

Menjawab kekhawatiran jurnalis terkait potensi kepadatan arus lalu lintas di sekitar Taman Mattirotasi, pihak penyelenggara memastikan telah berkoordinasi secara intensif dengan jajaran kepolisian (Polres) serta instansi terkait untuk penerapan rekayasa lalu lintas dan pos keamanan terpadu.

Sebagai wujud sinergi dengan masyarakat sekitar, pengelolaan area parkir secara penuh akan diserahkan kepada para pemuda dan warga setempat, sehingga kehadiran wahana ini memberikan dampak positif secara langsung bagi lingkungan sekitar.

 

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Mulai 15 Oktober, Joyland Park Siap Manjakan Warga Parepare dengan Wahana Rekreasi Keluarga Berstandar Ketat
  • Mulai 15 Oktober, Joyland Park Siap Manjakan Warga Parepare dengan Wahana Rekreasi Keluarga Berstandar Ketat
  • Mulai 15 Oktober, Joyland Park Siap Manjakan Warga Parepare dengan Wahana Rekreasi Keluarga Berstandar Ketat
  • Mulai 15 Oktober, Joyland Park Siap Manjakan Warga Parepare dengan Wahana Rekreasi Keluarga Berstandar Ketat
  • Mulai 15 Oktober, Joyland Park Siap Manjakan Warga Parepare dengan Wahana Rekreasi Keluarga Berstandar Ketat
  • Mulai 15 Oktober, Joyland Park Siap Manjakan Warga Parepare dengan Wahana Rekreasi Keluarga Berstandar Ketat
Posting Komentar
Ad
Ad