PAREPARE, MizanNews.id — Sejalan dengan komitmen dan arahan Wali Kota Parepare dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di sektor kesehatan, UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare menggelar Pelatihan Medication Error pada Rabu (16/09/2026).
Pelatihan ini diselenggarakan secara khusus untuk memperkuat jaminan keselamatan pasien (patient safety) serta mencegah potensi kesalahan pengobatan (medication error) di seluruh lini pelayanan rumah sakit. Kegiatan ini dibuka resmi oleh Wakil Direktur Bidang Perencanaan RSUD Andi Makkasau, Indrayanti, S.E., M.Ak.
Sebanyak 50 tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan pelayanan medis turut ambil bagian. Peserta terdiri dari Ketua Komite Medik, Ketua Komite Keperawatan, Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), para Kepala Ruangan Perawatan (IGD, ICU, NICU, dan IBS), Kepala Instalasi Farmasi, Laboratorium, Radiologi, hingga anggota Pokja Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO).
Guna memastikan materi yang diterima berstandar tinggi, RSUD Andi Makkasau menghadirkan pakar farmasi klinis, Dr. Widyaty, M.Clin., Pharm., Apt., sebagai pemateri utama. Materi mendalam yang dibahas meliputi Kebijakan dan Standar Medication Safety dalam Akreditasi, pemahaman mendalam Medication Safety, serta Analisis Adverse Drug Reaction (ADR).
Sesi pelatihan dirancang interaktif tidak hanya berupa paparan teori, tetapi juga praktik langsung. Para peserta dibekali materi teknis operasional, seperti penguatan prosedur Double Check Obat High Alert dan prinsip ketat Identifikasi 5 Benar sebelum pemberian obat kepada pasien.
Selain itu, dilakukan pula pembaruan tata kelola troli emergensi, prosedur peresepan obat, hingga sistem pemantauan penggunaan obat secara mandiri di ruang perawatan.
Melalui pelatihan berkala ini, RSUD Andi Makkasau menegaskan komitmennya dalam mewujudkan visi Wali Kota Parepare untuk menghadirkan tata kelola rumah sakit yang profesional, responsif, dan mengutamakan keselamatan serta kenyamanan seluruh masyarakat. (*)


