PAREPARE, MizanNews.id – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Universitas Hasanuddin (Unhas) yang kembali mempercayakan Kota Parepare sebagai lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswanya.
Pernyataan tersebut disampaikan Tasming Hamid saat menghadiri acara penarikan Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Sekretariat Daerah Kota Parepare, Kamis (13/8/2026). Dalam kegiatan ini, Wali Kota didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Di hadapan para mahasiswa, Tasming mengaku bersyukur dapat hadir langsung pada momen penarikan setelah sebelumnya berhalangan hadir saat acara penerimaan akibat tugas luar daerah.
“Adik-adik yang saya banggakan, alhamdulillah 44 hari tidak terasa. Saya mohon maaf karena saat penerimaan saya berada di luar kota sehingga tidak sempat hadir. Karena itu, pada penarikan ini saya harus hadir agar bisa bertemu dan bersilaturahmi langsung dengan adik-adik semua,” ujar Tasming.
Atas nama Pemerintah Kota Parepare, ia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pihak Unhas, dosen pembimbing, serta seluruh jajaran yang telah mempercayakan Parepare sebagai laboratorium sosial mahasiswa. Tasming bahkan menegaskan kesiapan Pemkot Parepare untuk menyambut gelombang KKN berikutnya dengan kuota yang lebih besar.
“Katanya bulan Desember nanti akan ada lagi mahasiswa Unhas yang melakukan KKN di Parepare. Kalau perlu, 10 kali lipat juga kami siap menerima,” tegasnya.
Selain itu, Tasming turut mengapresiasi dedikasi mahasiswa yang telah mengabdikan diri selama 44 hari di tengah masyarakat. Ia berpesan agar pengalaman berharga selama masa pengabdian dapat menjadi bekal nyata menghadapi dunia pascakampus.
“Yang baik dibawa pulang, yang tidak baik tinggalkan di Kota Parepare. Pengalaman selama KKN ini adalah bagian dari kehidupan nyata yang tentu akan menjadi bekal berharga ketika kembali ke kampus dan memasuki kehidupan selanjutnya,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga menginstruksikan para lurah dan jajaran pemerintah setempat untuk mencermati dan menindaklanjuti berbagai program serta inovasi yang lahir dari mahasiswa KKN. Menurutnya, gagasan produktif, mulai dari pengembangan produk hingga pemberdayaan masyarakat, tidak boleh berhenti sekadar sebagai kegiatan seremonial semata.
“Kalau memang hasil KKN ini baik dan bisa diterapkan, tentu harus dimaksimalkan. Jangan sampai setelah kegiatan selesai tidak ada jejak lagi. Hasil KKN ini harus dicermati dan ditindaklanjuti agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkas Tasming.
Pemerintah Kota Parepare berharap sinergi dan kolaborasi strategis dengan Universitas Hasanuddin dapat terus terjalin erat, demi memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Parepare.
(*)


