PAREPARE, MIZANNEWS.ID – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melepas secara resmi keberangkatan kontingen peserta dan pendamping yang akan mewakili Kota Parepare dalam ajang bergengsi Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) Tahun 2026. Acara pelepasan ini berlangsung khidmat di Ruang Kerja Wali Kota Parepare pada Rabu, 20 Mei 2026.
Prosesi pelepasan tersebut dipandu langsung oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Dede Harirustaman, dengan didampingi Kepala Bidang Kebudayaan, Niniek Harisyani.
Festival skala nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini dijadwalkan berlangsung pada 22–26 Mei 2026. Adapun pusat kegiatannya berlokasi di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Jalan Raya Parung–Ciputat Km 19, Serua, Bojongsari, Depok, Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tiga siswa berprestasi asal Parepare yang mendapat undangan khusus dari Kemendikdasmen untuk tampil di panggung nasional tersebut.
Ketiga delegasi muda ini terdiri atas satu siswa dari UPTD SMP Negeri 1 Parepare dan dua siswa dari UPTD SMP Negeri 2 Parepare. Sebelumnya, mereka sukses mengukir prestasi gemilang sebagai Juara 1 Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2025.
Tasming Hamid menegaskan bahwa capaian luar biasa ini bukan sekadar prestasi akademik, melainkan bukti nyata bahwa generasi muda Parepare memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian bahasa daerah di tengah gempuran modernisasi.
“Anak-anak kita ini bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi memikul nama baik Kota Parepare dan marwah budaya daerah kita di kancah nasional. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan. Saya berharap mereka tampil percaya diri dan mampu menunjukkan kepada Indonesia bahwa bahasa daerah adalah identitas bangsa yang harus kita jaga bersama,” ujar Tasming Hamid dengan nada optimis.
Di tengah padatnya agenda pemerintahan, kehadiran Tasming Hamid untuk melepas langsung para peserta ini menjadi potret nyata dari komitmen dan kepedulian tinggi Pemerintah Kota Parepare terhadap revitalisasi bahasa ibu serta penguatan kebudayaan lokal sejak dini.
Undangan khusus dari Kemendikdasmen kepada ketiga siswa tersebut merupakan bentuk penghargaan tertinggi (apresiasi) bagi tunas-tunas bahasa di daerah yang dinilai konsisten, aktif, dan berprestasi dalam menghidupkan kembali khazanah bahasa daerah.
Sebagai informasi, FTBIN 2026 merupakan gelaran tahun keempat. Event tahunan ini dirancang sebagai wadah motivasi sekaligus selebrasi bagi generasi muda Indonesia yang menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan bahasa daerah agar tidak punah.
Kabar baiknya, pada malam puncak kegiatan nanti, Kemendikdasmen juga akan menyerahkan penghargaan khusus kepada 27 kepala daerah se-Indonesia yang dinilai memiliki komitmen dan kontribusi luar biasa terhadap gerakan revitalisasi bahasa daerah. Salah satu tokoh kepala daerah yang terpilih menerima penghargaan prestisius tersebut adalah Wali Kota Parepare, Tasming Hamid.
Turut hadir memberikan dukungan dalam acara pelepasan ini, Kepala UPTD SMP Negeri 1 Parepare, Sri Enyludfiah; Wakil Kepala UPTD SMP Negeri 2 Parepare, Salam; serta jajaran guru pendamping dan pelatih hebat, yakni Sumiati, St Hajar, Sulaeha, dan Muhlis. Hadir pula Rahmaniar, yang bertindak sebagai Koordinator Kontingen sekaligus pelatih dari UPTD SMP Negeri 2 Parepare. (*)


