mizannews.id_PAREPARE – Safari Salat Subuh berjemaah yang digelar Majelis Syuhada Kota Parepare kembali menyedot perhatian masyarakat. Memasuki pekan ketiga Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, ratusan jemaah memadati Masjid Terapung BJ Habibie Kota Parepare, Jumat (14/3/2026).
Suasana masjid tampak penuh oleh jemaah sejak sebelum salat dimulai. Tidak hanya di lantai utama, lantai dua yang diperuntukkan bagi jemaah perempuan juga dipenuhi oleh para jamaah yang datang mengikuti safari Subuh tersebut.
Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, SE., MH turut memantau langsung kegiatan tersebut meski sedang dalam perjalanan menuju Makassar.
Sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat juga hadir membersamai kegiatan safari Subuh tersebut. Di antaranya Ketua Majelis Syuro H. Pangerang Rahim yang juga pernah menjabat Wakil Wali Kota Parepare, Pembina Majelis Syuhada AKBP (Purn) H. Muhabar, S.Ag yang merupakan mantan Wakapolres Pinrang, serta Muassis Majelis Syuhada H. Baktiar Syarifuddin, SE.
Turut hadir pula Asisten I Pemerintah Kota Parepare Dede Harirustaman, SSTP yang juga menjabat Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Terapung BJ Habibie.
Selain itu, tampak sejumlah mantan pejabat dan pejabat aktif di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat, di antaranya mantan Kadis Perhubungan H.M. Muin Syam, mantan Kepala Kesbangpol Dr. Salim Sultan, MM, mantan Kepala Badan Keuangan Daerah H. Nasarong Umar, S.Sos., MH, mantan Kadis Pendidikan Kabupaten Pinrang Drs. H. Andi Mappanyukki, M.Si, Kepala Dinas Perpustakaan Parepare Drs. H. Ahmad Masdar, M.Si, Sekretaris Inspektorat Parepare Agus Salim, serta sejumlah pengurus masjid, majelis taklim, dan jemaah dari berbagai daerah.
Salat Subuh berjemaah dipimpin oleh Imam Masjid Terapung BJ Habibie. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DKM Masjid Terapung Dede Harirustaman, kemudian tausiah singkat yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Nasir, SE.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Muhammad Nasir menekankan bahwa kehadiran para jemaah untuk salat Subuh di masjid merupakan bentuk hidayah dari Allah SWT.
“Kehadiran kita pada Subuh hari ini adalah karena hidayah Allah. Banyak saudara kita yang ingin datang ke masjid, tetapi tidak diberi kesempatan. Allah memilih kita untuk hadir di sini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan keutamaan salat Subuh sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa dua rakaat salat Subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya. Karena itu, ia mengajak para jemaah untuk terus istiqamah memakmurkan masjid, khususnya dalam salat Subuh berjemaah.
“Satu orang yang kita ajak ke masjid untuk salat Subuh, pahalanya sama seperti pahala orang yang datang tersebut tanpa mengurangi pahala mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Muassis Majelis Syuhada H. Baktiar Syarifuddin dalam arahannya mengingatkan pentingnya menjaga persatuan umat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia berharap apabila nantinya terdapat perbedaan waktu penetapan Idul Fitri, maka hal tersebut tidak perlu diperdebatkan di tengah masyarakat.
“Jika ada yang berlebaran pada Jumat 20 Maret atau Sabtu 21 Maret, mari kita saling menghormati. Jangan sampai hal ini menjadi perdebatan di antara jemaah,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Baktiar Syarifuddin juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Terapung BJ Habibie atas kesediaannya menerima kunjungan safari Subuh Majelis Syuhada.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi antarjemaah, foto bersama, serta pengambilan gambar ucapan selamat Idul Fitri dari Majelis Syuhada Kota Parepare.


