Mizannews.id-PAREPARE - Wali Kota
Parepare, Tasming Hamid, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Mubaligh,
Pengurus Masjid dan Pelatihan Operator Masjid yang digelar oleh Pimpinan Daerah
Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kota Parepare. Kegiatan tersebut berlangsung di
Auditorium BJ Habibie, Kamis (12/2/2026).
Dalam sambutannya, Tasming Hamid menyampaikan
apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengurus daerah DMI Kota
Parepare yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Parepare atas
terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat strategis tersebut.
Menurutnya, kegiatan orientasi
dan pelatihan ini merupakan wujud nyata ikhtiar bersama dalam memperkuat peran
masjid, tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan
umat dan peradaban yang menyejukkan serta mencerahkan masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan
wujud nyata ikhtiar bersama dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah,
pusat pembinaan umat, serta pusat peradaban yang menyejukkan dan mencerahkan
masyarakat. Kami pemerintah kota tentu sangat mendukung dan mengapresiasi,”
ujar Tasming.
Tasming Hamid menjelaskan,
menjelang bulan suci Ramadan, peran masjid menjadi semakin penting. Masjid
tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang dakwah,
edukasi, pelayanan sosial, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah
masyarakat.
“Oleh karena itu, mubaligh yang
berkompeten, pengurus masjid yang profesional, serta operator masjid yang melek
teknologi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi di tengah dinamika
masyarakat saat ini,” katanya.
Mantan pimpinan DPRD Parepare itu
berharap melalui orientasi dan pelatihan tersebut akan lahir mubaligh yang
mampu menyampaikan dakwah secara santun, menyejukkan, dan penuh hikmah. Selain
itu, diharapkan pula tercipta pengurus masjid yang amanah dan visioner, serta
operator masjid yang mampu mengelola administrasi dan informasi masjid secara
modern, transparan, dan akuntabel.
Tasming menegaskan, Pemerintah
Kota Parepare berkomitmen untuk terus mendukung penguatan fungsi masjid dan
peningkatan kualitas sumber daya manusia keagamaan. Hal itu sejalan dengan visi
pembangunan Kota Parepare yang religius, humanis, dan berkelanjutan.
"Sinergi antara pemerintah,
DMI, Kementerian Agama, dan seluruh elemen umat merupakan kunci dalam
mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia,” tutupnya.
(*)


