Pasang Iklan
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Tahsinul Qira’ah Jadi Poros Pembinaan IPIM Parepare: Imam Masjid Dipersiapkan Hadapi Ramadan dengan Bacaan Berkualitas

mizannews.id_PAREPARE — Pelantikan Pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kota Parepare yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) tidak berhenti pada agenda struktural semata. Salah satu sesi yang paling menyita perhatian dan menjadi ruh utama kegiatan tersebut adalah Tahsinul Qira’ah, sebuah ikhtiar serius untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an para imam masjid dan pegawai sara se-Kota Parepare.

Sesi Tahsinul Qira’ah ini dipimpin langsung oleh H. Muh.Nasir Saddu, MA bersama H. Muh. Hasyim Usman, S.HUT., ME, yang mengawal jalannya pelatihan dengan pendekatan pembinaan yang sistematis dan aplikatif. Kegiatan ini diikuti oleh para imam masjid dan pegawai sara dari berbagai wilayah di Parepare, menunjukkan antusiasme dan kesadaran kolektif akan pentingnya kualitas bacaan Al-Qur’an dalam pelayanan umat.

Materi Qira’ah disampaikan oleh dua pemateri berkompeten di bidangnya, yakni Dr. M. Darwis, S.Pd.I, M.Pd.I dan Ustadz Mardan, S.Pd., S.Q. Keduanya memberikan penguatan tidak hanya pada aspek teknis pelafalan, tetapi juga pada pemahaman makna dan kedalaman bacaan Al-Qur’an.

H. Muh. Saddu, selaku Kepala Koordinator Pelatihan IPIM Kota Parepare, menegaskan bahwa Tahsinul Qira’ah ini menjadi bagian penting dari strategi pembinaan imam masjid. Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an para imam dan pegawai sara, sekaligus memperluas wawasan mereka terhadap berbagai ragam qira’ah.

“Melalui Tahsinul Qira’ah ini, kami berharap para imam masjid tidak hanya semakin baik dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, serta mampu mengedukasi jamaah tentang bacaan Al-Qur’an yang benar dan sesuai kaidah,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. M. Darwis dalam materinya menekankan bahwa membaca Al-Qur’an bukan sekadar membunyikan huruf. Menurutnya, keterampilan membaca Al-Qur’an mencakup kelancaran, ketepatan makhraj dan tajwid, serta pemahaman terhadap isi bacaan.

“Membaca Al-Qur’an melibatkan pemahaman kosakata, struktur bahasa, dan analisis teks. Dengan metode-metode yang efektif, peserta diharapkan mampu mencapai pemahaman yang lebih mendalam, bukan hanya aspek teknis semata,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ustadz Mardan, yang mengaku bersyukur atas pelaksanaan sesi Qira’ah oleh IPIM. Ia melihat adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dibandingkan sesi-sesi sebelumnya.

“Kami melihat perkembangan yang cukup nyata dalam cara melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Ini tentu harus dijaga dan ditingkatkan. Saya berharap para imam masjid dan pegawai sara tidak berhenti untuk terus memantapkan bacaan Al-Qur’annya,” ungkapnya.

Melalui Tahsinul Qira’ah ini, IPIM Kota Parepare menegaskan komitmennya menjadikan imam masjid sebagai figur sentral pembinaan umat—tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga mumpuni secara keilmuan dan kualitas bacaan Al-Qur’an, terutama menjelang momentum besar bulan suci Ramadan. 


Baca Juga
Berita Terbaru
  • Tahsinul Qira’ah Jadi Poros Pembinaan IPIM Parepare: Imam Masjid Dipersiapkan Hadapi Ramadan dengan Bacaan Berkualitas
  • Tahsinul Qira’ah Jadi Poros Pembinaan IPIM Parepare: Imam Masjid Dipersiapkan Hadapi Ramadan dengan Bacaan Berkualitas
  • Tahsinul Qira’ah Jadi Poros Pembinaan IPIM Parepare: Imam Masjid Dipersiapkan Hadapi Ramadan dengan Bacaan Berkualitas
  • Tahsinul Qira’ah Jadi Poros Pembinaan IPIM Parepare: Imam Masjid Dipersiapkan Hadapi Ramadan dengan Bacaan Berkualitas
  • Tahsinul Qira’ah Jadi Poros Pembinaan IPIM Parepare: Imam Masjid Dipersiapkan Hadapi Ramadan dengan Bacaan Berkualitas
  • Tahsinul Qira’ah Jadi Poros Pembinaan IPIM Parepare: Imam Masjid Dipersiapkan Hadapi Ramadan dengan Bacaan Berkualitas
Posting Komentar
Ad
Ad