mizannews.id_PAREPARE — Pelantikan Pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kota Parepare yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) serta kegiatan Tahsinul Qira’ah menjadi penanda dimulainya fase baru konsolidasi organisasi. Jika pelantikan menegaskan legitimasi kepengurusan, maka Rapat Kerja menjadi ruang strategis untuk merumuskan arah, visi, dan langkah konkret IPIM ke depan.
IPIM lahir dan tumbuh sebagai wadah strategis institusi keagamaan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan umat, tetapi juga memiliki komitmen kebangsaan yang kuat serta tekad untuk berpartisipasi aktif dalam kerangka pembangunan bangsa. Semangat inilah yang mengemuka dalam Rapat Kerja Pengurus Daerah IPIM Kota Parepare.
Rapat Kerja dipimpin langsung oleh Dr. H. Amin Iskandar, MA, selaku Ketua Umum IPIM Kota Parepare, didampingi Ustadz Herman, S.Pd., Sekretaris IV IPIM Parepare. Forum ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan tokoh internal IPIM, di antaranya Ustadz Haeruddin, M.Ag., Dr. Budiman Sulaeman, Hasanuddin, S.Sos., Gustam, S.Pd., M.Pd., Muhammad Jufri, Dr. Abdullah, S.Ag., M.Pd., Andi Hasanuddin, ST., Dr. Sudirman, Ismail Basri, S.Ag., M.Pd.I, serta sejumlah pengurus IPIM lainnya.
Dalam suasana diskusi yang konstruktif dan visioner, Rapat Kerja membahas program-program kerja yang bersifat strategis, akomodatif, dan integratif, yang dirancang untuk menjangkau seluruh pengurus masjid serta memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan pengembangan sumber daya manusia.
IPIM Kota Parepare diharapkan mampu memposisikan diri bukan hanya sebagai representasi wilayah, tetapi juga sebagai pengawal kebijakan program nasional, sekaligus aktor penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan keagamaan di tingkat Kota Parepare.
Ketua Pengurus Daerah IPIM Kota Parepare yang baru dilantik, Dr. H. Amin Iskandar, MA, menegaskan bahwa Rapat Kerja ini difokuskan pada pengembangan dan peningkatan kualitas penyusunan serta pelaksanaan program yang berkesinambungan.
“Rapat kerja ini diarahkan pada penyusunan dan pelaksanaan program yang berkelanjutan, terutama dalam kerangka persiapan generasi muda muslim yang beriman dan bertakwa, berkualitas, serta profesional di era kompetitif,” ungkapnya.
Ia menambahkan, IPIM ingin mengambil peran strategis dalam menyiapkan kader dan cendekiawan muda calon pemimpin bangsa, melalui pembangunan yang berbasis masjid.
“Masjid harus menjadi pusat pembinaan kader umat dan bangsa. Dari masjid, lahir generasi yang siap memberi kontribusi nyata dalam pembangunan,” tegasnya.
Melalui Rapat Kerja ini, IPIM Kota Parepare menegaskan posisinya sebagai organisasi imam masjid yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga matang dalam perencanaan, visioner dalam program, dan relevan dalam menjawab tantangan kebangsaan di masa depan.


