mizannews.id_PAREPARE — Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) menggelar kegiatan Edukasi Gizi yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. dalam hal ini DPC PERSAGI Kota Parepare yang juga mengikuti Kegitan tersebut bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Parepare, Dengan tema “Gizi Optimal Wujudkan Generasi Emas 2045”
Di Kota Parepare, Kegiatan ini dipusatkan di dua lokasi, yakni SMA Negeri 1 Parepare dan SMP Negeri 10 Parepare, dengan pelaksanaan pembukaan berlangsung di SMA Negeri 1 Parepare. Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMA sebagai sasaran utama edukasi gizi remaja.
Acara pembukaan di SMA Negeri 1 Parepare dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, Hadir Ilham Willem, SKM, M.Kes selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare, Edi Kusuma Suhardi, SKM, M.Kes selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Zulfikar Thamrin, S.Gz selaku Ketua DPC PERSAGI Kota Parepare, serta Drs. Muhammad Anshar Rahim, M.Pd selaku Kepala SMA Negeri 1 Parepare.
Sementara itu, pelaksanaan edukasi di SMP Negeri 10 Parepare dihadiri langsung oleh Jalaluddin, S.Pd, Kepala SMP Negeri 10 Parepare, bersama jajaran guru dan peserta didik.
Ilham Willem, SKM, M.Kes dalam sambutannya menegaskan pentingnya edukasi gizi sejak dini.“Remaja usia SMP dan SMA membutuhkan asupan gizi yang tepat karena pada fase ini terjadi pertumbuhan dan aktivitas yang sangat tinggi. Pola makan sehat tidak hanya berpengaruh pada kesehatan, tetapi juga sangat menentukan konsentrasi belajar dan daya tahan tubuh siswa,” ujarnya.
Senada dengan itu, Drs. Muhammad Anshar Rahim, M.Pd menyambut baik terpilihnya SMA Negeri 1 Parepare sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. “Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pemahaman langsung kepada peserta didik tentang pentingnya menjaga pola makan sehat. Harapannya, pengetahuan ini tidak berhenti di sekolah, tetapi juga diterapkan di rumah dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Sementara itu, Zulfikar Thamrin, S.Gz, Ketua DPC PERSAGI Kota Parepare, menegaskan bahwa pemerintah bersama para pemangku kepentingan terus berupaya menjaga dan meningkatkan status gizi anak sekolah sebagai calon penerus bangsa. Menurutnya, warga sekolah—mulai dari siswa, guru hingga orang tua—memiliki peran penting sebagai teladan dan penghubung dalam membiasakan perilaku hidup sehat.
“Upaya peningkatan gizi anak sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan peran siswa, guru, dan orang tua sebagai satu kesatuan untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia remaja,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa masa SMP dan SMA merupakan fase krusial yang ditandai dengan perubahan fisik, emosi, dan peningkatan aktivitas. Ketidakseimbangan gizi pada masa ini dapat berdampak pada mudah lelah, sulit berkonsentrasi, hingga risiko anemia.
Adapun yang memberikan Edukasi atau Narasumber di kegiatan tersebut Weti Pulinge, S. dan Dian Eka Damayanti, S.Gz, RD , memberikan edukasi konseling, dan praktik gizi untuk meningkatkan kesehatan, memberikan saran serta penyuluhan pola makan sehat dan asupan gizi yang baik dan benar.
Melalui peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 ini, DPC PERSAGI Kota Parepare bersama Dinas Kesehatan Kota Parepare berharap edukasi gizi yang diberikan dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam membangun pola hidup sehat sejak dini. Tidak sekadar memahami teori, para pelajar diharapkan mampu menerapkan kebiasaan makan sehat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


