mizannews.id_PAREPARE — Pasar Semimodern Lakessi tak sekadar dibersihkan, tetapi “dihidupkan” kembali. Lewat Gerakan Jumat Bersih, Pemerintah Kota Parepare mengerahkan seluruh kekuatan perangkat daerah untuk menata jantung aktivitas ekonomi rakyat itu agar kembali bersih, rapi, dan nyaman.
Pada Jumat (9/1/2025), kawasan Pasar Lakessi berubah menjadi arena kerja bakti terpadu. Aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah turun langsung menyapu, mengangkut sampah, dan membersihkan sudut-sudut pasar yang selama ini menjadi titik aktivitas jual beli masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, tampak memantau langsung jalannya kegiatan. Kehadirannya memastikan bahwa Gerakan Jumat Bersih bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata menciptakan ruang publik yang layak dan sehat bagi pedagang maupun pengunjung pasar.
Asisten II Setdako Parepare, A. Ardian Asyraq, yang mengoordinir kegiatan tersebut menegaskan bahwa Jumat Bersih merupakan inisiasi langsung Wali Kota Parepare, Tasming Hamid. Tujuannya jelas: menjaga pasar tetap bersih, tertata, dan nyaman sehingga roda perekonomian masyarakat terus bergerak.
“Program Jumat Bersih ini adalah wujud kepedulian Bapak Wali Kota dalam mendorong terwujudnya Parepare sebagai kota yang bersih, indah, asri, dan nyaman. Termasuk di pusat-pusat ekonomi rakyat seperti pasar,” ujar Ardian.
Agar pembersihan berjalan maksimal, seluruh perangkat daerah dibagi ke dalam lokus tugas yang merata. Di sisi timur pasar, Dinas Perdagangan, DLH, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas PKP, serta Dinas Perkimtan mengambil peran.
Sisi barat menjadi tanggung jawab Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas PPPA, serta Dinas Dukcapil.
Sementara sisi utara melibatkan Inspektorat, Bappeda, Dinas Kominfo, BKD, BKPSDM, Dinas Tenaga Kerja, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Adapun sisi selatan ditangani Setdako, Sekretariat DPRD, RSUD Andi Makkasau, RS Hasri Ainun Habibie, DKOP, Badan Kesbangpol, Kecamatan Soreang, dan Kelurahan Lakessi.
Alhasil, seluruh titik Pasar Lakessi benar-benar “dikepung” dan dibersihkan secara menyeluruh. Menariknya, usai kerja bakti, para ASN tak langsung beranjak. Mereka menyempatkan diri berbelanja di pasar, sebuah momen sederhana yang disambut antusias para pedagang—membersihkan pasar sekaligus menghidupkan ekonominya.


