mizannews.id_PAREPARE - Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, secara tegas menyatakan kesiapan daerahnya untuk bertransformasi menjadi pusat pengembangan regional. Puncak kesiapan ini ditandai dengan dipilihnya Parepare sebagai lokasi Pameran/Expo Program Pengabdian pada Masyarakat Unhas (PPMU) 2025, sebuah momentum yang menurut Wali Kota adalah "dallenya (rezeki) Parepare."
Apresiasi tinggi disampaikan Tasming Hamid saat membuka Pameran di Auditorium BJ Habibie, Senin (29/9/2025). Ia menyoroti posisi strategis Parepare yang berada di tengah Sulawesi Selatan, menjadikannya kota hub dengan akses pelabuhan yang mudah.
Tiga Komitmen Kunci Parepare
Wali Kota Parepare Tasming Hamid memaparkan tiga komitmen utama yang siap ditindaklanjuti Pemkot Parepare dalam kerja sama dengan Unhas, menegaskan bahwa Pemkot telah menunjuk Bappeda untuk mengawal segala komitmen:
- Kota Pembenihan Jagung: Pemkot dan Unhas sepakat menjadikan Parepare sebagai sentra pembenihan jagung untuk mendukung sektor pertanian.
- Menggerakkan Kipas: Komitmen untuk menggerakkan Kawasan Industri Parepare (Kipas), termasuk proses pembebasan lahan, menyusul MoU yang sudah terjalin dengan Kima.
- Laboratorium Penelitian: Parepare menawarkan diri sebagai Kota Laboratorium Penelitian bagi sivitas akademika Unhas, membuka diri terhadap berbagai studi dan inovasi.
"Kami terbuka apapun itu ketika Unhas meminta Parepare akan siap," tegas Tasming Hamid, menekankan bahwa Parepare adalah tempat lahirnya para putra putri terbaik yang kini berkontribusi besar di Unhas.
Dukungan Unhas: Melampaui Target Pembangunan
Gayung bersambut, Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa menyatakan bahwa Parepare memiliki keunggulan berupa efektivitas dan efisiensi ruang untuk penempatan industri strategis, meskipun wilayah administratifnya kecil.
Prof Jamaluddin memastikan Unhas tidak hanya hadir, tetapi siap membantu Pemkot untuk mengakselerasi program-program Wali Kota. Bahkan, ia menantang Parepare untuk melampaui target pembangunan yang ada.
"Ayo kita bantu Wali Kota wujudkan program-programnya, kalau bisa melampaui targetnya. Kalau target 7 persen, Unhas bantu kita jadikan 10 persen," ujarnya.


